19
Feb
12

Rusunawa Batujajar Dapat Suntikan Dana Rp 2,75 M


BATUJAJAR, (GM)- Pada tahun anggaran 2012, Pemerintah Provinsi (Pemprov) Jawa Barat dan Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Bandung Barat menganggarkan dana sebesar Rp 2,75 miliar untuk pembangunan prasarana penunjang Rumah Susun Sederhana Sewa (Rusunawa) Batujajar di Jalan Raya Batujajar, KBB. Rinciannya, Rp 2 miliar berasal dari APBD Jabar dan Rp 750 juta dari APBD KBB.

“Dalam tahun ini, kita terkonsentrasi pada kegiatan prasarana, seperti air bersih, drainase, sanitasi, instalasi listrik, persampahan, RTH (ruang terbuka hijau) dan jalan lingkungan,” kata Kepala Seksi (Kasi) Pembangunan dan Pembinaan Perumahan Dinas Cipta Karya dan Tata Ruang (DCKTR) KBB, Oke Rakhmat Sangaji, M.M. di Batujajar, Selasa (31/1).

Berbekal dana sebesar itu, kata Oke, DCKTR saat ini mulai mempersiapkan langkah-langkah pelaksanaan yang secara langsung akan melibatkan pihak ketiga. “Setelah bangunan fisik selesai, maka pengelolaannya akan diserahkan kepada Pemkab Bandung Barat,” ujarnya.

Pembangunan rusunawa di KBB ini merupakan program Kementerian Perumahan Rakyat (Kemenpera) dengan nilai sebesar Rp 11 miliar. Sedangkan Pemprov Jabar hanya menyediakan lahan. “Peran Dinas DCKTR dalam pembangunan rusunawa ini hanya melakukan pengawasan secara teknis. Sampai saat ini semuanya berjalan lancar,” ujarnya.

Ia mengatakan, pengelolaan rusunawa nantinya diatur melalui Peraturan Bupati (Perbup) sebagai pegangan bagi DCKTR. Rencananya, dalam proyek Rusunawa Batujajar ini akan dibangun sebanyak 86 unit rumah dengan konstruksi bangunan twin block. “Nanti akan diatur mengenai harga sewa, siapa saja yang dapat menempatinya dan juga jumlah jiwa per KK-nya,” katanya.

Hanya tiga tahun

Oke mengatakan, besaran harga sewa rusunawa akan melihat nilai kontrakan yang ada di wilayah tersebut. “Jika harga kontrakan rumah penduduk Rp 300 ribu per bulan, maka harga sewa rusunawa pun tidak akan jauh berbeda. Diharapkan keluarga yang menempati rusunawa ini maksimal 5 jiwa dan masa perpanjang biasanya diatur dalam tiga tahun,”katanya.

Ia menjelaskan, dengan pembatasan masa sewa selama tiga tahun tersebut, diharapkan keluarga yang telah menempati rusunawa sudah memiliki rumah sendiri dalam jangka waktu tersebut. Rusunawa Batujajar mulai dibangun pada 2011 dan diharapkan bisa digunakan untuk karyawan pabrik yang sebagian besar masyarakat urban pada tahun 2013. Untuk pengelolaannya akan dilakukan oleh Bidang Perumahan DCKTR KBB. Namun apabila rusunawa di KBB jumlahnya sudah berkembang, pengelolaannya bisa dilakukan oleh Unit Pelaksana Teknis Dinas (UPTD). (B.68)

Sumber: Harian Galamedia – Rabu, 01 Februari 2012


0 Responses to “Rusunawa Batujajar Dapat Suntikan Dana Rp 2,75 M”



  1. Tinggalkan sebuah Komentar

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s


sadar awal

S = Sadarilah dimana kamu berada U = Untung malang ada pada ketenanganmu R = Rasa takut harus kamu kuasai V = Viva hidup hargailah ia I = Ingatlah dimana kamu berada V = Vakum atau kekosongan isilah segera A = Adat istiadat harus kamu kuasai dan hormati L = Latihlah dirimu dan belajarlah selalu

hiruphurip

pilihan

tnk's u

  • 59,561 hits

%d blogger menyukai ini: